Kamis, 24 September 2015

Robotic

Sejarah Robot 

Mendengar kata robot maka bayangan kita akan mengarah pada sebuah benda canggih hasil rekayasa teknologi yang dapat melakukan berbagai pekerjaan manusia. Berbagai pekerjaan yang sangat sulit dan berat dapat dilakukan oleh robot tersebut. Mendengar kata robot, bayangan kita juga akan tertuju ke sebuah negara yang bernama Jepang. Jepang dikenal sebagai pelopor robot cerdas sebagaimana yang sering dipamerkan ke publik.
Robot dapat dijumpai di berbagai tempat misalnya di pelabuhan, bandara, pabrik dan sebagainya. Robot digunakan untuk berbagai kepentingan antara lain merakit berbagai benda berteknologi nano, merakit kendaraan bermotor, mengoperasi pasien di rumah sakit, mengangkat benda berat, menjinakkan bom atau ranjau dan menjelajah ruang angkasa.
Penemuan Robot Pertama
Ketika diberikan pertanyaan kepada Anda, siapa orang pertama yang menemukan dan merekayasa teknologi robot. Tidak semua orang bisa menjawab. Tahukah Anda bahwa robot pertama kali dibuat pada abad ke-12?

Adalah Ibnu Ismail Al Jazari orang pertama yang berhasil menciptakan robot. Ia lahir di Al Jazira, sebuah wilayah antara Sungai tigris dan Efrat. Ibnu Ismail Al Jazari mempunyai nama lengkap Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Selanjutnya tinggal di Diyar Bakir, Turki, pada abad ke-12.
Ibnu Ismail Al Jazari dikenal sebagai seorang ahli teknik yang mengabdikan diri kepada raja-raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200. pada rentang waktu itulah Ibnu Ismail Al Jazari menciptakan robot manusia (humanoid) yang dapat diprogram. Ibnu Ismail Al Jazari juga mengembangkan prinsip hidrolik guna menggerakkan mesin yang di kemudian hari dikenal dengan mesin robot.
Mesin robot yang berhasil diciptakan oleh Ibnu Ismail Al Jazari saat itu adalah berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang di dalamnya terdapat empat robot pemain musik; dua penabuh drum, satu pemetik harpa, dan peniup seruling. Tujuan penciptaan robot tersebut adalah untuk menghibur para tamu kerajaan dalam suatu acara jamuan minum.
Keempat robot pemain musik ciptaan Ibnu Ismail Al Jazari pandai menghasilkan suara musik yang indah. Robot penabuh drum, misalnya, dapat memainkan beraneka irama yang berbeda-beda. Dapat dikatakan, robot kreasi Ibnu Ismail Al Jazari mampu bermain musik seperti manusia sungguhan!
Tidak hanya itu, Ibnu Ismail Al Jazari juga menemukan hal penting lainnya, yaitu pencuci tangan otomatis. Pencuci tangan yang berupa keran dapat bekerja secara otomatis dan bisa mengucurkan air tanpa harus diputar. Alat pencuci tangan yang ditemukan Ibnu Ismail Al Jazari itu sekarang telah digunakan pada sistem kerja toilet modern.
Ibnu Ismail Al Jazari telah berhasil mengembangkan tidak kurang dari 50 jenis penemuan. Kesemuanya ditulis dalam buku yang berjudul “The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices”
Atas berbagai penemuannya Ibnu Ismail Al Jazari itu, seorang ahli teknik Inggris, Donal Hill sangat kagum. Ia berpendapat, adalah tidak tepat jika mengabaikan hasil karya Ibnu Ismail Al Jazari yang demikian penting. Semua penemuan Ibnu Ismail Al Jazari ditulis dengan detail serta dipaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin.
Jam gajah yang diciptakan sekitar tahun 1206 adalah salah satu karya Ibnu Ismail Al Jazari yang membuat Donald Hill kagum. Cara kerja jam gajah tersebut menggunakan tenaga air dan berat benda guna menggerakkan secara otomatis sistem mekanis. Pada rentang waktu tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Replika jam gajah kreasi Ibnu Ismail Al Jazari dapat dilihat saat ini di London Science Museum.
DRONE Yang mampu membangun Jembatan buat manusia 
Penggunaan drone sekarang ini sudah bersifat universal, tidak hanya sekadar untuk alat mata-mata, sekarang drone juga sudah menjadi hobi bagi sebagian orang. Namun, ternyata drone juga dapat membantu manusia dalam berbagai hal, salah satunya adalah membangun jembatan.
Seperti drone yang satu ini, dikutip dari The Verge, Selasa (22/9/2015), terdapat sebuah video yang diunggah melalui situs berbagi video milik Google, YouTube, yang menampilkan bagaimana sebuah drone membangun jembatan, dan dapat digunakan oleh manusia.
drone-0
Video ini diunggah oleh Federico Augugliaro, seorang peneliti yang sudah lama melakukan penelitian terhadap drone yang dapat membuat jembatan ini. Dalam video yang diunggahnya, terdapat 3 buah drone, yang satu membangun dasar pondasi bagian bawah jembatan tersebut, dan 2 lainnya membangun bentuk jembatan, di ruangan berukuran 10x10x10 meter.
Jembatan yang dibuat oleh drone ini berbasis sebuah tali kuat yang dapat menahan beban manusia saat digunakannya. Disebutkan juga bahwa dalam ruangan tersebut, terdapat sebuah sistem dengan tingkat presisi tinggi yang dapat menangkap gerakan dari drone itu. Selain itu juga adanya jaringan nirkabel, dan perangkat lunak yang telah dimodifikasi, sehingga dapat menjalankan algoritma untuk pengendalian dan estimasi dari gerakan-gerakan dari drone tersebut.
Drone pada video ini dilengkapi dengan kemampuan sama seperti yang disebutkan di atas. Dengan sistem komputasi yang telah dimodifikasi ini, drone ini dapat membangun sebuah jembatan secara otomatis. Drone tersebut dibekali dengan kumparan bermotor, serta tabung plastik yang digunakan untuk tempat tali Dynemaa. Tali Dynemaa ini disinyalir memiliki kekuatan yang hampir sama dengan tali baja.